Jumat, 21 Maret 2014

MEnyesal!

Bismillahirrahmanirrrahim...
ehem.. ehem.. cek satu dua tiga, cek cek.. hahahahahy..
sebelum menulis siang hari ini mari katakan; "SEMANGAT SIANG!!!" ya, supaya walau siang hari ini begitu panas teriknya, tapi kita masih tetap semangat menjalani hari ini. YEAH!!!  >.< (sejak kapan jadi motivator???) HELLO...!! jangan komplein dong bro.. hahahahy..
mau curhat boleh dong! hahahay.. berbagi pemikiran di siang hari mungkin dapat membasahi dinding tenggorokan yang lumayan kering.
>
jika kita bisa melihat dunia ini lebih luas lagi dimana bukan hanya mata yang berusaha untuk melihat dunia, tetapi juga seluruh tubuh ini. mungkin saja kita akan dapat memahami dunia dengan lebih baik. jika melihat dunia hanya dengan kedua bola mata yang terbuka lebar maka, kita hanya dapat melihat gambaran dunia sekilas saja. mengapa? apakah yang terlihat selalu menunjukan kebenarannya?. Hm, sama sekali tidak kawan. seperti angin, apa kau dapat melihatnya? jika kau ingin melihat angin, maka akan susah sekali jika berusa melihatnya dengan mata bulat ini. kau bisa melihatnya jika ke6 indramu kau gunakan, ya begitulah kehidupan, tak hanya putih ataupun hitam. kehidupan itu laksana pelangi yang sangat beranekaragam warnanya.
bagaimana? kadang terfikir kenapa tulisan diatas ini harus ditulis? begitukan?

Ane menuliis ini, karenya mencoba menyadari diri sendiri yang tak bisa melihat dengan segala indra yang dimiliki. Menyesalkah? heh, pertanyaan yang mungkin tepat. ya! ane menyesal sangat menyesal.

Senin, 03 Februari 2014

SLAMAT DATANG DI UIN-SUKA SEMESTER II

Setiap pagi buta setelah membuuka mata, seharusnya kita berteriak dengan lantang mengatakan "SEMANGAT PAGI" (biar apa yang kita lakukan hari ini dapat disambut dengan pikiran positif)
Pagi buta sebelum subuh aja dah sibuk-sibuk sendiri, nyetrika bajulah, lipet-lepet baju kering, ya begitulah, biasa anak rajin nih.. (apanya preeeeet :-p) hahahahy.. amin dah jadi anak yang rajin slamanya. nah abis subuh ni mulai sibuk lagi siap-siap n brangkat jam 5:30, eh rajin amat ni anak??!!
ya sebenernya sih maao ngenet, makanya rajin.. haahahy.. ya gak apa-apalah ambil yang positif aja... ^^
gara-gara pake pasmina di goda anak-anak konsum. sekali-kali kan gak apa-apa mumpung lagi mau.. (eh... -.-)
BRANGKAT!!!
jalanan masih aja sepi, walaupun nih perjalanan yang setengah jam ini kabut gak juga ilang-ilang.
niatnya mo makan di tempat makan biasnya depan KOPMA eh, masih tutup rupanya.
Ya mogimana lagi, terpaksa tahan lapar.. SIPLAH..
tapi tetep semangat dong.

sebagai salam pembuka setelah nyampe di UIN narsis-narsis dulu dong, biasa anak narsisi jaman sekarang gak ngerti waktu.
Nyari materi pagi ini udahh (V)
Nulis Blog udah doong (kalo gak, ya mana ada ni tulisan (V)
Yang penting hari ini harus di jalani dengan pikiran posiitif.
Bismillah IPK Semester ini lebih tinggi lagi.. Yo yo yo yo yo.. what's Up Bro.. >.<
Salam damai dari anak PENDIDIKAN FISIKA UIN SUKA.. yo...............


Minggu, 26 Januari 2014

The Real of Love. ME. (Catatan anak galau) ++GAK LAH YAW!! ^^V



Ada beberapa hal yang membingungkan di dunia ini. Bahkan bisa di katakan terlalu banyak.
Tapi di banding segala hal itu, ada satu yang paling membuat pertanyaan besar.
Apa itu cinta?
Bahkan semenjak aku di lahirkan, pertanyaan itu yang terus muncul.
Bagaimana cinta membuat manusia dapat terbentuk. Bagaimana cinta membuat manusia mati.
Bagaimana cinta membuat manusia berani menjalani hidup. Bagaimana cinta membuat manusia putus asa. Bagaimana bisa? dan bagaimana bisa?

Jumat, 17 Januari 2014

template blogger muslimah

sumber: http://nurirdinaa.blogspot.com/2013/06/freebies-template-blogger-muslimah.html

contoh tampilan:


enough for the time (domo arigatou)

Apa yang sedang kau pandangi saudaraku? apakah tanah hijau itu? ataukah batu-batuan yang berjatuhan diantara lereng-lereng bukit? apakah mentari yang mulai menghangatkan tubuhmu? ataukah? ataukah? ataukah? bla bla bla...

Apa kau tahu saudaraku, aku sangat iri padamu, yang dengan kerendahan hatimu, kau dengan mudah menatap bulan di tengah kegelapan malam. Aku iri padasenyummu yang bisa melihat mawar mekar itu.

kau dapat melukis dengan bantuan bintang-bintang.
aku baru bisa melukis dengan memahat batu-batu karang ini.

kau bisa mencoret kertas putih itu dengan bantuan kuas merah.
aku masih disini mencelupkan kertas merah ke dalam oli hitam jantah.

kau begini.
tapi aku masih seperti itu.

kau!
aku?