Jumat, 06 Maret 2015

(cerbung) Fly With Dream


Hasil gambar untuk sketsa orang berlari 
@ Running Boy
Disuatu pagi buta,disaat bulu kuduk berdiri menari diantara suhu dingin yang tak tertahankan. Hana mencoba mengambil nafas panjang dari kesusahannya, berfikir tentang ide apa yang harus diambil dari cerita yang harus ditempuh. Sekedar melamun kecil sambir berpikir, takdir apa yang benar-benar ingin dia jalani.
Angin sedikit berdesis kala itu, suara tapak kaki cepat tiba-tiba terdengar dari kejauhan. Sedikit terhenyut, namun Hana mencoba mengangkat kepala dan melihatnya. Seorang pemuda yang baru saja pindah kedesa ini minggu lalu. Hana tampak berekspresi bingung dan sedikit heran, mengapa setiap dia melihat pemuda itu, selalu dalam keadaan berlari atau berjalan dengan begitu cepat? Siapakah pemuda itu? Hana selalu bertanya dalam hati.
Hana adalah salah seorang gadis yang tidak begitu beruntung, ibu dan ayahnya telah lama meninggalkannya sedari kecil. Dia hanya tinggal bersama kakek yang merupakan ayah dari ibunya, walaupun hanya dibesarkan oleh seorang kakek yang sudah sangat tua, namun Hana tumbuh menjadi gadis yang periang dan cerdas. Beberapa lomba olimpiade matematika diraihnya, dan uang hadiah dari lomba yang dijuarainya dijadikan modal tambahan dalam perniagaan.
Setiap sore sehabis pulang sekolah, dia akan menjajakan tahu isi keliling desa dan beberapa dagangan tersebut dititipkan ke warung-warung kecil pinggiran. Pada suatu petang, diakala langit memancarkan merah maga, Hana berjalan pelan, kadangkala mengambil nafas panjang, pikirannya tenggelam dalam setiap barisan rumus matematika yang sedang dia hafal, kadangkala mengamitnya dengan mata tertutup.

Dalam perjalanan pelannya itu dia terkaget karena dalam beberapa detik saja dia hampir menabrak pemuda yang selalu berlari itu dari arah samping. Dan sekarang pemuda itu berada tepat didepan wajahnya dengan tatapan agak kaget, "ah...", dia sedikit menunduk dan akhirnya berlari lagi.

Hana tetap saja merasa heran dengan pemuda bermata empat itu, dimanapun dan kapanpun yang dilihatnya hanyalah dia yang berlari dalam desir angin yang sedikit menerbangkan daun-daun kering basah. sedikit berguman dalam hati, 'siapa gerangan pemuda yang selalu berlari itu?', Hanapun melanjutkan langkahnya.

Jumat, 19 September 2014

(PUISI) -AKHI-



Akhi...
massage from my soul
Seperti yang kau tahu
Aku memang terlihat indah mempesona
bak bunga mawar dengan warna anggunya
Namun kau harus tahu, aku mudah sekali layu
Kau petik aku, buruk rupa diriku
dan akhirnya sampah wujudku
Tapi, akhi...
Jangan kau anggap aku angkuh dengan duriku,
bukan maksudku untuk melukaimu,
membuat dirimu yang suci itu ternoda dengan hadirku,
kulindungi diriku dari sahwatmu
kucoba berlaku benar dengan tak memandangmu penuh
sekali lagi bukan untuk melukaimu.
Akhi...
Jika kau tahu, aku menghargaimu
juga menginginkanmu
Tapi apa boleh buat,

Jumat, 21 Maret 2014

MEnyesal!

Bismillahirrahmanirrrahim...
ehem.. ehem.. cek satu dua tiga, cek cek.. hahahahahy..
sebelum menulis siang hari ini mari katakan; "SEMANGAT SIANG!!!" ya, supaya walau siang hari ini begitu panas teriknya, tapi kita masih tetap semangat menjalani hari ini. YEAH!!!  >.< (sejak kapan jadi motivator???) HELLO...!! jangan komplein dong bro.. hahahahy..
mau curhat boleh dong! hahahay.. berbagi pemikiran di siang hari mungkin dapat membasahi dinding tenggorokan yang lumayan kering.
>
jika kita bisa melihat dunia ini lebih luas lagi dimana bukan hanya mata yang berusaha untuk melihat dunia, tetapi juga seluruh tubuh ini. mungkin saja kita akan dapat memahami dunia dengan lebih baik. jika melihat dunia hanya dengan kedua bola mata yang terbuka lebar maka, kita hanya dapat melihat gambaran dunia sekilas saja. mengapa? apakah yang terlihat selalu menunjukan kebenarannya?. Hm, sama sekali tidak kawan. seperti angin, apa kau dapat melihatnya? jika kau ingin melihat angin, maka akan susah sekali jika berusa melihatnya dengan mata bulat ini. kau bisa melihatnya jika ke6 indramu kau gunakan, ya begitulah kehidupan, tak hanya putih ataupun hitam. kehidupan itu laksana pelangi yang sangat beranekaragam warnanya.
bagaimana? kadang terfikir kenapa tulisan diatas ini harus ditulis? begitukan?

Ane menuliis ini, karenya mencoba menyadari diri sendiri yang tak bisa melihat dengan segala indra yang dimiliki. Menyesalkah? heh, pertanyaan yang mungkin tepat. ya! ane menyesal sangat menyesal.

Senin, 03 Februari 2014

SLAMAT DATANG DI UIN-SUKA SEMESTER II

Setiap pagi buta setelah membuuka mata, seharusnya kita berteriak dengan lantang mengatakan "SEMANGAT PAGI" (biar apa yang kita lakukan hari ini dapat disambut dengan pikiran positif)
Pagi buta sebelum subuh aja dah sibuk-sibuk sendiri, nyetrika bajulah, lipet-lepet baju kering, ya begitulah, biasa anak rajin nih.. (apanya preeeeet :-p) hahahahy.. amin dah jadi anak yang rajin slamanya. nah abis subuh ni mulai sibuk lagi siap-siap n brangkat jam 5:30, eh rajin amat ni anak??!!
ya sebenernya sih maao ngenet, makanya rajin.. haahahy.. ya gak apa-apalah ambil yang positif aja... ^^
gara-gara pake pasmina di goda anak-anak konsum. sekali-kali kan gak apa-apa mumpung lagi mau.. (eh... -.-)
BRANGKAT!!!
jalanan masih aja sepi, walaupun nih perjalanan yang setengah jam ini kabut gak juga ilang-ilang.
niatnya mo makan di tempat makan biasnya depan KOPMA eh, masih tutup rupanya.
Ya mogimana lagi, terpaksa tahan lapar.. SIPLAH..
tapi tetep semangat dong.

sebagai salam pembuka setelah nyampe di UIN narsis-narsis dulu dong, biasa anak narsisi jaman sekarang gak ngerti waktu.
Nyari materi pagi ini udahh (V)
Nulis Blog udah doong (kalo gak, ya mana ada ni tulisan (V)
Yang penting hari ini harus di jalani dengan pikiran posiitif.
Bismillah IPK Semester ini lebih tinggi lagi.. Yo yo yo yo yo.. what's Up Bro.. >.<
Salam damai dari anak PENDIDIKAN FISIKA UIN SUKA.. yo...............


Minggu, 26 Januari 2014

The Real of Love. ME. (Catatan anak galau) ++GAK LAH YAW!! ^^V



Ada beberapa hal yang membingungkan di dunia ini. Bahkan bisa di katakan terlalu banyak.
Tapi di banding segala hal itu, ada satu yang paling membuat pertanyaan besar.
Apa itu cinta?
Bahkan semenjak aku di lahirkan, pertanyaan itu yang terus muncul.
Bagaimana cinta membuat manusia dapat terbentuk. Bagaimana cinta membuat manusia mati.
Bagaimana cinta membuat manusia berani menjalani hidup. Bagaimana cinta membuat manusia putus asa. Bagaimana bisa? dan bagaimana bisa?